UPTD Balai Pengembangan Bibit, Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (UPTD BPBPTDK)
Kepala Balai : drh. Kurnia Tejawati
Jl. Gondosuli No. 6 , Kelurahan Semaki, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta Kode Pos 55165 Telepon (0274) 552241


Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Bibit, Pakan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (UPTD BPBPTDK) merupakan salah satu unit kerja dari Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Pertanian DIY di bidang pengembangan bibit, pakan ternak dan diagnostik kehewanan. Fungsi UPTD BPBPTDK untuk melaksanakan tugas tersebut adalah sebagai berikut:

  1. penyusunan program Balai.
  2. pengembangan semen.
  3. pengembangan pakan ternak.
  4. pengembangan ternak bibit.
  5. pelaksanaan diagnosa dan surveilans.
  6. pengendalian mutu produk asal hewan.
  7. penyelenggaraan ketatausahaan.
  8. pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan program Balai.
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.

Struktur organisasi UPTD BPBPTDK berdasarkan Peraturan Gubernur nomor 38 tahun 2008 adalah terdiri atas:

  1. Kepala Balai.
  2. Subbagian Tata Usaha yang mempunyai tugas melaksanakan kearsipan, keuangan, kepegawaian, pengelolaan barang, kerumahtanggaan, kehumasan, kepustakaan, serta penyusunan program dan laporan kinerja.
  3. Seksi Pengembangan Semen, Ternak Bibit dan Pakan Ternak yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan semen, ternak bibit dan pakan ternak.
  4. Seksi Diagnostik Kehewanan yang mempunyai tugas melaksanakan diagnosa dan surveilans serta pengendalian mutu produk asal hewan.
  5. Kelompok Jabatan Fungsional.

Adapun uraian  pelaksanaan tugas dan fungsi Subbagian Tata Usaha dan Seksi adalah sebagai berikut :

Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan kearsipan, keuangan, kepegawaian, pengeloaan barang, kerumahtanggaan, kehumasan, kepustakaan serta penyusunan program dan laporan kinerja. Untuk melaksanakan tugas tersebut  didukung oleh fungsi sebagai berikut

  1. Penyusunan program Subbagian Tata Usaha;
  2. Penyusunan program Balai;
  3. Pengelolaan kearsipan;
  4. Pengelolaan keuangan; Penyelenggaraan kepegawaian;
  5. Penyelenggaraan kegiatan kerumahtanggaan;
  6. Penyelenggaraan kehumasan;
  7. Pengelolaan barang;
  8. Pengelolaan kepustakaan;
  9. Pengelolaan data, pelayananan informasi dan pengembangan sistem informasi;
  10. Monitoring ,evaluasi dan penyusunan laporan  program Balai; dan
  11. Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan Subbagian Tata Usaha.

Seksi Pengembangan Semen, Ternak Bibit dan Pakan ternak mempunyai tugas melaksanakan pengembangan semen, ternak bibit dan pakan ternak. Untuk mendukung tugas tersebut didukung oleh fungsi sebagai berikut :

  1. Penyusunan program seksi Pengembangan semen, ternak bibit dan pakan ternak;
  2. Pengelolaan sarana prasarana laboratorium semen,produksi ternak bibit dan pakan ternak;
  3. Perawatan dan pemeliharaan ternak penghasil bibi;.
  4. Penyelenggaraan koleksi, prosesing, pemeriksaan/uji dan penyimpanan semen;
  5. Penyelenggaraan distribusi semen dan ternak bibit;
  6. Penyelengaaraan kerjasama teknologi dan pengembangan semen, embrio transfer, ternak bibit dan pakan ternak;
  7. Pengawasan bibit ternak;
  8. Pengeloaan lahan hijauan makanan ternak;
  9. Penyelenggaraan pembibitan,pengembangan dan penyebaran bibit hijauan pakan ternak;
  10. Pengawasan , uji dan analisa mutu pakan;
  11. Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan program seksi Pengembangan semen ,ternak bibit dan pakan ternak.

Seksi Diagnostik Kehewanan mempunyai tugas melaksanakan diagnosa dan surveilance serta pengendalian mutu produk asal hewan.

  1. Menyusun program seksi Diagnostik kehewanan;
  2. Pengelolaan sarana dan Prasarana Laboratorium;
  3. Pelaksanaan surveilans dan monitoring cemaran mikroba dan residu produk asal hewan;
  4. Pemeriksaan sampel produk hewan rujukan dari laboratorium kabupaten/kota;
  5. Pengawasan dan pengujian bahan pangan asal hewan untuk tujuan ekspor (ternak, daging, susu);
  6. Pengawasan peredaran lalulintas produk pangan asal hewan dari/ke Provinsi dan antar kabupaten/kota;
  7. Penyusunan dam penyebaran informasi laboratorium kesehatan hewan dan kesehatan masyarakar veteriner;
  8. Pemeriksaan, pengawasan dan analisa hasil uji cemaran mikroba dan residu produk pangan asal hewan;
  9. Pemeriksaan uji fisik kimia pada produk asal hewan daging, telur dan susu;
  10. Pemberian saran teknis penanggulangan pencemaran mikroba dan residu produk asal hewan;
  11. Pendokumentasian data hasil data hasil pemeriksaan dan pengujian produk asal hewan dan spesiment penyakit hewan;
  12. Pelaksanaan surveylance penyakit hewan endemis dan pengawasan kesehatan hewan yang keluar masuk provinsi;
  13. Pengawasan dan pengujian ternak untuk tujuan ekspor;
  14. Pengamatan dan penyidikan penyakit hewan;
  15. Pelaksanaan diagnosa penyakit dan pemeriksaan kesehatan hewan;
  16. Pelaksanaan uji dan analisa penyakit hewan;
  17. Pemeriksaan speciment rujukan laboratorium kabupaten/kota;
  18. Pemberian saran teknis penanggulangan dan penolakan penyakit hewan;
  19. Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan program Seksi Diagnostik Kehewanan.

Kegiatan Laboratorium Kesmavet :

  1. Pengujian Total Plate Count (Standar Nasional Indonesia 2897 : 2008) pada daging, susu, telur serta olahannya (terakreditasi dengan identitas LP-1166-IDN),
  2. Pengujian E.Coli (Standar Nasional Indonesia 2897 : 2008) pada daging, susu, telur serta olahannya,
  3. Pengujian Coliform (Standar Nasional Indonesia 2897 : 2008) pada daging, susu, telur serta olahannya,
  4. Pengujian Salmonella (Standar Nasional Indonesia 2897 : 2008) pada daging, susu, telur serta olahannya,
  5. Pengujian Formalin (Rapid Test) pada produk hewan,
  6. Pengujian Daging Bangkai (Durante) pada produk hewan,
  7. Pengujian Pemalsuan Daging Sapi dengan Daging Babi (ELISA) pada produk hewan, dan
  8. Pengujian Residu Antibiotika (ELISA) pada produk hewan.

Kegiatan Laboratorium Keswan :

  1. Pengujian HI Test AI (OIE Terestrial Manual 2015 Avian Influenza, Antigen Avian Influenza H5N1 Clade 2.1.3. Produksi Pusvetma) terakreditasi dengan identitas LP-1166-IDN),
  2. Pengujian Pullorum Test (OIE Terrestrial Manual 2012 Fowl Typhoid dan Pullorum Disease Chapter 2.3.11., Antigen Salmonella pullorum produksi Pusvetma terakreditasi dengan identitas LP-1166-IDN),
  3. Pengujian Rose Bengal Test [OIE Terrestrial Manual 2016 – Brucellosis Chapter 2.1.4., Antigen Brucella (RBT) Produksi Pusvetma] (Terakreditasi dengan identititas LP-1166-IDN)
  4. Pengujian HI Test ND [OIE Terrestrial Manual 2012 Newcastle Disease (Infection with Newcastle Disease Virus), Antigen Newcastle Disease. Produksi Pusvetma]
  5. Pengujian Helminthosis [Sedimentasi]
  6. Pengujian Titer Antibodi Rabies [ELISA]
  7. Pengujian Parasit Darah [Apus Darah]
  8. Pengujian Tuberculosis [Tuberkulin Test]
  9. Pengujian Toxoplasma [Rapid Aglutinasi]

UPTD BPBPTDK memiliki 2 (dua) Unit Kerja yang berada di Kabupaten, yaitu:

  1. Unit Laboratorium Diagnostik Kehewanan, beralamat di Dusun Barongan, Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul. Kode Pos 55781. Penanggungjawab drh. Haris Handono di nomor telepon 0811-2950-898.
  2. Unit Pengembangan Mutu Bibit dan Pakan Ternak beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 15, Dusun Sumedang, Kelurahan Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Kode Pos 55582. Penanggungjawab Ir. Agus Sancaya di nomor telepon (0274) 897006.
... DISTAN GMAP ...