Budidaya Kentang Di Lahan Sawah Dataran Medium

Di Indonesia umumnya kentang dibudidayakan di dataran tinggi, hal ini menjadi kendala karena terbatasnya area tanam, selain itu dapat menyebabkan erosi tanah dan merusak kelestarian alam. Oleh karena itu, langkah perluasan penanaman kentang di dataran medium merupakan salah satu langkah alernatif yang perlu diupayakan. Hasil penerapan Teknologi Budidaya Kentang di Dataran Medium dapat diperoleh hasil untuk kentang Atlantik berdasarkan waktu tersedianya bibit dengan jarak tanam 75 x 25 cm (57,4 ton/ha) namun berdasarkan sensus produksi diperoleh varietas Agria dengan jarak tanam 60 x 25 cm (19,04 ton/ha). Dari hasil penerapan teknologi budidaya kentang di dataran medium dari segi lingkungan antara lain tidak merusak lingkungan dan perbaikan sifat fisik, kimia dan biologis tanah, terbentuknya usahatani yang berwawasan rumah tangga, alternatif pola tanam bagi pergiliran pola tanam sayuran di lahan sawah irigasi di dataran medium.

Selain itu dapat meningkatkan pendapatan petani di dataran medium. Dari hasil analisis land rent dapat disimpulkan bahwa terjadi surplus ekonomi yang merupakan kelebihan nilai produksi di atas biaya total. Secara lebih rinci dapat dilihat analisis finansial usahatani kentang industri di dataran medium Kabupaten Sleman.

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi link berikut ini Teknologi Budidaya Kentang Di Lahan Sawah Dataran Medium Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta.

Sumber: http://www.yogya.litbang.deptan.go.id

... DISTAN GMAP ...