Sertifikasi Organik

Sekarang ini banyak produk yang mengklaim organik. Sebenarnya apa sih kriteria suatu produk dikatakan sebagai produk organik??

Semakin tingginya kesadaran masyarakat terutama kalangan menengah ke atas untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bermutu, banyak sekali bermunculan produk baik pangan segar maupun olahan yang mengklaim organik. Selama ini banyak masyarakat beranggapan bahwa produk terutama buah dan sayur yang tidak mulus (berlubang) adalah produk organik. Benarkah demikian???

Organik merupakan process claim bukan product claim, artinya suatu produk dikatakan organik tidak hanya melihat hasil akhir bahwa suatu produk setelah mengalami pengujian di laboratorium tidak mengandung residu pestisida maupun logam berat (residu pestisida dan logam berat di bawah BMR, *BMR = Batas Maksimum Residu), tetapi proses menghasilkan suatu produk dari mulai proses produksi, penanganan, penyimpanan, dan pengangkutan harus memenuhi kaidah pertanian organik sebagaimana diatur dalam SNI 6729:2013 dan Peraturan Menteri Pertanian nomor 64/Permentan/OT.140/5/2013 tentang Sistem Pertanian Organik, yang mengacu pada standar organik internasional yaitu IFOAM (International Federation of Organic Agriculture Movements) dan CAC (Codex Alimentarius Commission).

Berdasarkan SNI 6729:2013, organik merupakan istilah pelabelan yang menyatakan bahwa suatu produk telah diproduksi sesuai dengan standar sistem pertanian organik dan disertifikasi oleh lembaga sertifikasi organik yang telah terakreditasi. Semua produk yang telah mendapatkan sertifikasi organik wajib mencantumkan logo organik dilengkapi dengan nomor registrasi yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi organik.

Lahan yang akan dilakukan sertifikasi organik harus mengalami masa konversi (peralihan dari sistem pertanian konvensional ke sistem pertanian organik) selama 2 tahun untuk tanaman semusim dan 3 tahun untuk tanaman tahunan. Masa konversi ini dimaksudkan untuk dilakukan penyesuaian dari sistem budidaya secara konvensional menuju sistem pertanian organik sesuai kaidah yang ada. Misalnya penggantian penggunaan pupuk sintetis ke pupuk organik yang dilakukan secara bertahap, sehingga diharapkan selama masa konversi ada masa penyesuaian lahan yang diberi perlakuan secara organik dan tidak terjadi penurunan produksi dan produk yang dihasilkan dari sistem pertanian organik merupakan produk yang baik, sehat dan bermutu serta ramah lingkungan bukan produk yang berlubang seperti persepsi masyarakat umum.

No Kelompok Alamat Komoditas Luasan tahun Ket CP No. Sertifikat
1 Kelompok Tani Rukun Padasan, Pakem binangun, Pakem, Sleman Padi 5 ha 2011 Masa berlaku sertifikat sudah habis Marjuki (081392199866), Gunarto (02746574297)  
2 Kelompok Tani Tri Sula Muda Krapakan, caturharjo, Pandak, Bantul Padi 5 ha 2011 Masa berlaku sertifikat sudah habis Purwadi (02749122195), Sumarjono (02747449416)  
3 Kelompok Tani Si Cantik Ledok nongko, Bangunkerto, Turi, Sleman Salak 7,5 ha 2011 Masa berlaku sertifikat sudah habis Misroji (085729061222) 003/P/0511/11
4 Klp Tani sari Makmur Sawungsari, Hargobinangun, pakem, Sleman Hortikultura (cabai, terong, kacang panjang, caisim, tomat, bawang daun, buncis) 3 ha 2012   Wawan Indarno (087839038533), Agus (082134610736) 011/P/1710/2012 tanggal 17 Oktober 2012
5 Kelompok Tani Madya Jayan , kebon agung, Imogiri,Bantul Padi 5,7 ha 2012   Ngatijo (Blondo) 08175412817 012/P/1012/2012 tanggal 10 Desember 2012
7 Kelompok Tani Gemilang Balangan, Wukirsar,Cangkringan,Sleman padi dan sayuran (beras, selada, caisim, pakchoy, kangkung, bayam, buncis, cabai, kacang panjang, kemangi, kenikir, loncang, serai, terong, tomat) 2,5 ha 2013   Untung (087838820487), Nono (02746512967) 014/LSPO-007-IDN/0712/2013 tanggal 10 Desember 2012
8 Kelompok Tani Sapu angin Lanteng I,Selopamioro, Imogiri,Bantul padi dan sayuran (beras, bayam cabut, bayam potong, kangkung, kacang panjang, kemangi, sawi, cabe rawit, bawang merah) 5 ha 2013   Sugito (087745444427, 081227527503), Ripto (087739109357), Marjono (081215324548) 015/LSPO-007-IDN/1412/2013 tanggal 14 Desember 2012
8 Kelompok Tani Mulyo Makmur Klawisan, Margoagung, Seyegan, Sleman Padi , kacang tanah, sayur daun, sayur buah 5,1 ha 2014   Bagus (08174114460) 017/LSPO-007-IDN/1011/2014tanggal 10 Nopember 2014
9 Etawa Agro Prima Kemirikebo, Girikerto, Turi, Sleman susu kambing  (bubuk) tanpa filler, dengan filler (gula palma, gula aren)   2014   Poniman (08179217122) 016/LSPO-007-IDN/2010/2014tanggal  20 Oktober 2014
 
 
 

Nomor register sertifikat organik dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi organik sebagai pihak ketiga yang menjembatani produsen dan konsumen sebagai lembaga pemberi jaminan bahwa suatu produk telah memenuhi kaidah sistem pertanian organik. Lembaga sertifikasi merupakan lembaga yang bertanggung jawab untuk memverifikasi bahwa produk yang dijual atau yang dilabel sebagai “organik” adalah diproduksi, diolah, disiapkan, ditangani dan diperdagangkan menurut standar yang ditetapkan. Saat ini di Indonesia ada 8 lembaga sertifikasi organik (sumber : Statistik Pertanian Organik Indonesia 2012, AOI / Aliansi Organis Indonesia) yang tersebar di beberapa daerah sebaga berikut :

NO NAMA LEMBAGA SERTIFIKASI ALAMAT
1. Lembaga Sertifikasi Organik Sucofindo Graha Sucofindo Lt.6 Jl. Raya Pasar Minggu Jakarta Telp (021)7986657
2. Lembaga Sertifikasi Organik MAL (Mutu Agung Lestari) Jl. Raya Bogor No. 19 Km. 33,5 Cimanggis, Depok Telp (021) 8740202
3. Lembaga Sertifikasi Organik Inofice Jl. Tentara Pelajar No. 1 Kampus Penelitian Pertanian, Cimanggu, Bogor Telp 085100135644
4. Lembaga Sertifikasi Organik Sumatera Barat Jl. Raden Saleh No. 4 A Padang
Telp (0751) 445373
5. Lembaga Sertifikasi Organik Le SOS PO BOX 14 Ngoro Mojokerto, Jawa Timur
Telp (0321)6815495
6. Lembaga Sertifikasi Organik BIOCert Indonesia Komplek Budi Agung Jl. Kamper Blok M No. 1 Sukadamai, Bogor Telp (0251)8316294
7. Lembaga Sertifikasi Organik Persada Jl. Nogorojo No. 20 Komplek Polri, Gowok, Depok, Sleman, DIY Telp (0274) 488420
8. Lembaga Sertifikasi Organik SDS Jl. Letjen Suprapto XVIII No. 7 A Kebonsari, Jember, Jawa Timur Telp (0331)332864

Sertifikat organik berlaku selama 3 tahun, sehingga setelah 3 tahun harus dilakukan resertifikasi. Beberapa kelompok tani binaan Dinas Pertanian DIY yang sudah mendapatkan sertifikat organik adalah :

Keterangan : * BMR pestisida dapat dilihat di SNI 7313:2008 tentang batas maksimum residu pestisida pada hasil pertanian dan BMR logam berat pada SNI 7387 : 2009 batas maksimum residu logam berat pada hasil pertanian.

Penulis:
Maftuchatul Chaeriyah, S.TP, M.Ec.Dev.
NIP. 19781224 200501 2 001
Pengawas Mutu Hasil Pertanian

... DISTAN GMAP ...